Selasa, 30 Maret 2010

'Keluarga Parikin' Kisah Nyata yang Menggugah

Sinetron yang diangkat oleh stasiun televisi yang selama ini konsen dengan programnya yang membudayakan semangat bersyukur, menghormati dan saling mencintai ini adalah Kisah 'Keluarga Parikin.' Yang mulai tayang pada tanggal 1 April 2010.
Parikin dan Asep yang sakit parah/ dok

Parikin dan Asep yang sakit parah/ dok

Menurut Hong Tjhin, CEO DAAI TV, Kisah Keluarga Parikin adalah drama kisah nyata dan merupakan komitmen DAAI TV untuk membuat darah segar wajah persinetronan di Indonesia. Kisah Keluarga Parikin juga hasil perwujudan dari riset yang dilakukan DAAI TV. Setidaknya butuh waktu satu tahun dalam riset tersebut. Hal ini berbeda dengan sinetron kejar tayang yang selama ini gencar menghiasi televisi Indonesia.

"Dengan drama Kisah Kelurga Parikin ini, kita ingin memberi manfaat kepada masyarakat dengan melakukan riset, penyelidikan dan sudut pengambilan gambar yang membutuhkan waktu lama," ujar Hong Tjhin saat rilis Kisah Keluarga Parikin di Pusat Perfilman H Usmar Ismail Jakarta, Kamis (25/3)

Hadir dalam peluncuran drama kisah nyata ini sosok Parikin yang diperankan Agus Kuncoro dan Juju yang asli dan sejumlah murid - murid SLB yang berperan dalan sinetron tersebut. Selain itu, tampak juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amelia Sari Gumelar dan Wakil Menteri Pendidikan dan Nasional, Fasli Jalal.

Hong Tjhin memaparkan, diangkatnya Parikin menjadi drama kisah nyata di DAAI TV, karena Parikin memiliki keistimewaan dibanding dengan kisah nyata yang ada di Indonesia selama ini. Ada perjuangan keras yang dilakukan Parikin dalam membawa anaknya yang mengalami kelainan usus ke rumah sakit. Sementara itu ditengah perjuangannya tersebut, Parikin tetap pada idealisme menjadi guru SLB.

"Ini yang menarik sehingga menjadi inspirasi untuk diangkat menjadi drama," jelasnya.

Anak-anak SLB yang ikut mendukung/ dok

Anak-anak SLB yang ikut mendukung/ dok

Sementara, menurut Garin Nugroho sang produser, tidak mudah membuat sinetron yang bersumber dari kisah nyata dengan tuntutan zaman yang serba berbau kemewahan saat ini. Padahal di negara maju saja yang secara ekonomi mewah, masyarakat sangat memperhatikan hal - hal yang menyangkut masyarakat kecil.

"Kisah Keluarga Parakin merupakan tontonan yang langka karena bukan tontonan yang vulgar tapi tontonan pendidikan yang sangat bagus," tegasnya.

Sedangkan menurut Sutradara Sugeng Wahyudi, Kisah Keluarga Parikin bukan drama penih konflik yang melelahkan tapi tontonan wajah Indonesia yang sebenarnya. Oleh karena itu Kisah Keluarga Parikin bisa menjadi tontonnan yang berkenan di hati pemirsa.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar, yang turut hadir dalam peluncuran mini seri ini, juga mengapresiasi mini seri ini. Dia menilai tayangan televisi memang seharusnya sarat pesan moral, mendidik dan memberi contoh yang baik kepada masyarakat terutama anak-anak, tidak semata-mata hiburan.

Parikin tetap semangat mengajar/ dok

Parikin tetap semangat mengajar/ dok

"Media televisi akan membentuk watak bangsa, dan anak-anak adalah pecontoh yang baik dari tayangan yang mereka lihat," kata Linda.

Kisah Keluarga Parikin merupakan kisah nyata dari yang dialami Parikin, seorang pemuda dari Arjawinangun Cirebon yang bercita - cita menjadi guru SLB. Setelah mencapai cita - citanya, Parikin kemudian menikah dengan Juju yang juga berprofesi sebagai guru SLB.

Dalam pernikahannya, Parikin dikaruniai seorang anak yang bernama Asep Supriyadi. Karena kesulitan ekonomi membuat Juju harus menjadi TKW di Arab Saudi. Dua tahun lamanya Juju bekerja di Arab Saudi dan kembali ke tanah air.

Namun tidak lama setelah kepulangan Juju, Asep, anak pertama pasangan ini menderita sakit kelainan usus yang parah. Melalui drama keluarga ini,penonton diajak untuk mengikuti perjalanan keluarga kecil yang penuh cinta, kerja keras, pengorbanan dan ketabahan.

Kisah Keluarga Parikin yang terdiri dari 10 episode ini adalah sebuah drama yang penuh nilai luhur, semangat kebersamaan, nilai kebajikan dan keindahan hidup dalam kesederhanaan.

Kisah Keluarga Parikin Pemain : Agus Kuncoro, Sita Nursanti Sutradara : Sugeng Wahyudi Produser : Garin Nugroho Tayang Pukul 19.00 wib mulai 1 April 2010 di DAAI TV

Profil DAAI TV:

mau lihat versi streaming:

http://cintaindonesiaku.com/tv/indotv/ch/daai.html

9 komentar:

akhatam mengatakan...

Wah bagus sekali nih kisahnya...
Bisa buat cermin bagi kita2 yang diberikan kenikmatan Lebih oleh Alloh SWT.

Terima kasih sob untuk artikelnya.. salm kenal!

Anak Jambi mengatakan...

keren habis ni,, bakal saya nantikan

NegeriAds.com Solusi Berpromosi mengatakan...

bagus bgt mas artikelnya..

oen mengatakan...

wah gue paling suka filmnya agus kuncoro, selalu berbobot tuh, nilai yang bisa diambil tinggi, sipp boz infonya

Amalia Fitri Yani mengatakan...

wowwwwwww...postingan nya bagus...nice posting lanjutkan salam kenal ...

tutorial blog mengatakan...

info yg bagus sob...
thanks+keep posting...

domaingratis.net mengatakan...

ceritanya bagus nih... :)

glukol mengatakan...

nah, muncul juga SINETRON mendidik

BeDa mengatakan...

Subhaanallah, menggugah. perlu diperbanyak acara yang kaya hikmah dan mendidik.

Salam ukhuwah

Posting Komentar